24 Dec
3:11

2021: Déjà vu serta kebobrokan anyar – warsa Mandala Baru itu

Pembaca tak niscaya tengah diingatkan bakal kedudukan tegang universal yg masih berlantas yg suah membubuhi warsa kedua epidemi COVID-19. Kita suah menyaksikan penguasaan perantau konvensional semenjak pendidikan ingatan kepada mereka cipta vaksin yg menetralkan suara penanganan kepada luput uni kerawanan eksistensial terbesar dalam kurun kita. Dan kita suah menyaksikan betapa kekebalan aset berserikat sambil rasisme sistemik serta ketidakpercayaan ala lembaga jemaah kepada melumatkan suara itu. Varian Delta suah mencacapi negara-negara dalam distrik Asia Tenggara, sambil penelusuran bahan terbaru yg dipublikasikan dalam CSIS menyatakan bahwa besaran moralitas COVID-19 dalam Indonesia—yg era ini termuat 144.024—doang sekeliling 13.000 bertambah sekelumit semenjak kombinasi area lainnya.

Saat warsa 2021 ditutup, kita membantah imbas semenjak ketidakadilan vaksin, serta bersigap kepada warsa ketidakpastian lainnya. Di sentral tantangan universal ini, Asia Tenggara langsung merasakan turbulensi serta alterasi. Inisiatif Sabuk serta Jalan yg berkelanjutan tertentang suah menyentuh arti anyar pertama dalam Asia Tenggara akibat pergeseran geopolitik suah membongkar afeksi ala karisma pemodalan universal China. Peran ASEAN dalam distrik serupa selaku sinaran saat epidemi serta Myanmar menyongsong kredibilitasnya, serta paruh pengulas membongkar afeksi ala indolensi gerakan kepada kebengisan berbasis kelamin.

Kami menjejaki tragedi kemanusiaan yg masih berlantas yg suah melumatkan Myanmar saat rakyatnya membantah pengambilalihan kekuasaan angkatan bersenjata ditambah sambil epidemi, sambil prosais merombak tindakan pembangkangan kebanyakan serta respons feminis yg menyusun kepada Tatmadaw patriarkal, yg serupa memakai sumur keahlian daerah kepada profit. Dari Filipina, prosais ana membaui tingkah laku umum kebanyakan mengelola komentar kepada epidemi senyampang paruh atasan kandas. Dari Timor Leste, kritis sebandung kayau serta penguncian memompong yg jempolan serta terburuk batin atasan, senyampang dalam Indonesia persepsi undang-undang dasar Omnibus ala warsa 2020 langsung mencetuskan akibat ala peninggalan pikiran serta kekuatan pekerjaan gadis, serta gerakan keras suara kepada gerombong Islam mencetuskan gerakan tak bebas. tendensi. Protes arek Thailand menyusun serta bertambah sejauh warsa, menembakkan penolakan puitis. Demokrasi Kamboja yg menyusut menembakkan keresahan dalam sentral fatwa Perjanjian Perdamaian Paris 1991 serta hantaman kepada kewenangan akademik serta pers dalam Malaysia ajek selaku afeksi dalam sisi tema langgeng ketatanegaraan label rasial., melangkaui regenerasi kepemimpinan lainnya. Dalam petaka Vietnam yg mengunjungi rombongan praktisi gerogol trap dalam perantau tempat kelahiran serta dalam Laos, kuli tinta ana menyatakan betapa tata kemasyarakatan subsisten serta ingatan setempat mampu menangani segenap semenjak akibat terburuk kritis kebugaran umum.

Kami serupa melorotkan kebijakan kecakapan ARTSEA, yg meluangkan waktu pengkajian kecakapan okuler, sketsa, bangun, rumah komidi, serta literatur semenjak Asia Tenggara menjelang pembaca. Tentang ini serta segenap subjek, ana mengundang pembaca kepada berkontribusi; Anda mampu mendapatkan perincian atas prosedur transmisi dalam sini.

Pada warsa 2022 New Mandala bakal langsung meluangkan waktu kebijakan kepada kisah lucu, pengkajian, serta prospek anyar atas serta semenjak Asia Tenggara. Dengan penentuan ijmal Filipina yg semakin menjelang, pembaca mampu merindukan keterangan terlatih semenjak paruh sarjana ketatanegaraan dalam seantero distrik serta sekitarnya. Setelah COP26, ana serupa bakal berpusat ala isu-isu sekeliling kesamarataan dunia, alterasi kerangka, tata sumur keahlian, pengotoran, serta keberlanjutan ekologis.

Terima berahi beta sampaikan menjelang lembaga permulaan ana, Coral Bell School of Asia Pacific Affairs dalam College of Asia Pacific dalam Australian National University; menjelang eks asisten penyunting New Mandala, Cat Yen, yg membelakangi New Mandala dalam permulaan warsa; menjelang penyunting rekanan volunter ana kepada warsa 2022, Natalie Seeto (prosais unsur ini atas perjuangan tata cara LGBTQI dalam Singapura) serta Andre Kwok (prosais unsur ini atas investigasi kebijaksanaan jemaah digital, sempang parak) menjelang badan pemandu New Mandala serta ketuanya Associate Professor Marcus Mietzner; menjelang segenap prosais yg berkontribusi serta menjelang Anda, paruh pembaca yg putih hati, akibat minus Anda, Mandala Baru tak bakal tertentang.

Mandala Baru bakal rebah belakang menginjak yaum ini sangkat Tahun Baru. Sementara itu, ana bakal membelakangi Anda sambil posting tertinggi warsa 2022 kepada memproduksi Anda terleka sewaktu jeda.

10 postingan tertinggi kepada warsa 2021:

Tesis yg disensor ketinggalan serangan kontaminasi identitas beradat: kewenangan akademik dalam Thailand

Kudeta Myanmar semenjak lubang kedaerahan minoritas

Membayar uang sogok dalam Indonesia

Apa yg melatarbelakangi kecurigaan vaksin dalam Indonesia?

Investasi Tiongkok dalam Asia Tenggara, 2005-2019: Pola serta Signifikansi

Di kembali pengambilalihan kekuasaan: segala sesuatu yg mengintensifkan perompakan mahkota sama Tatmadaw?

ASEAN atas pengambilalihan kekuasaan Myanmar: mengawasi pulang siasat Perang Dingin dalam Kamboja

Teman anyar, lawan tempo: Politik Organisasi Etnis Bersenjata selepas Kudeta Myanmar

Dampak gerakan keras suara penguasa Indonesia kepada etnik Islamis

« »