21 Jan
5:23

COVID19, palakasan pula akal budi klientelisme dalam Filipina

Pada candra Oktober 2021, selisih lombong pembagian pula pemodalan Program Perbaikan Sosial (SAP) penguasa Filipina ditanyakan sama Senator Panfilo (Ping) Lacson semasa tangkap fatwa sumbangan Departemen Kesejahteraan Sosial pula Pembangunan (DSWD). DSWD meminta pernah mengencerkan 94% per hadiah SAP kala katalog keuangannya menyatakan pencairan sahaja 80% per modal. Sebagai sambutan, DSWD menuturkan pengunduran lombong mempercantik tabel lantaran kaliber karantina yg beralih pula bahan penyambut yg suah kolot. Jelas terselip yg khilaf sambil SAP.

Dana hadiah COVID-19 ini diatur berteraskan Undang-Undang Republik (RA)11469, “Bayanihan menurut Menyembuhkan demi Satu Undang-Undang”. Keluarga yg mencukupi kondisi lombong tabel SAP pernah boleh meminta modal semasa sebesar pusingan pencairan semasa hawar. Namun, hadir lombong tabel pula menyambut hadiah bersoal. Masalah sambil SAP bukan sahaja teknis walakin pula kemasyarakatan.

RA 11469 disahkan ala 25 Maret 2020 pula mewariskan kontrol gawat akan Presiden Duterte lombong menduga hawar COVID-19 menurut era start tiga candra. RA 11469 diatur menurut minimum 5000 (98 USD) pula top 8000 (156 USD) PHP menurut didistribusikan ke seputar 18 juta tim berpenghasilan nista kembar susukan semasa kembar candra. Tindakan berikut, RA 11494 “Bayanihan menurut Memulihkan demi Satu Undang-Undang” alias Bayanihan 2, ditandatangani selaku qanun sama kepala negara ala 11 September 2020. Bayanihan 2 memanjangkan harkat gawat yg diberikan berteraskan Bayanihan 1, yg selaku formal pecah ala 5 Juni 2020, pula mewariskan susulan 165,5 miliar PHP (32,4 miliar USD) menurut respons hawar. Bayanihan 2 yg tadinya mengelana tenggat 19 Desember 2020, diperpanjang tenggat 30 Juni 2021 pula terus diperpanjang semula tenggat kemunca 2021. Selanjutnya diserahkan akan Unit Pemerintah Daerah (LGU) menurut mengenali penyambut harga SAP pula mengajukan rencana sumbangan ke DSWD.

Kami meluluskan dengar pendapat sambil bertambah per 35 inisiator klub, praktisi hadiah pula tenaga kerja tanah air yg berpikir sambil klub daif metropolitan dalam Metro Manila sela-sela September pula November 2021. Bukti per dengar pendapat ini menyatakan bahwa SAP pernah menempuh olah tubuh. Olahraga yakni cakap Tagalog yg berisi “afirmasi hajat persona meniti harkat seraya selaku lembut melampaui lembaga pula proses yg ditentukan sumbut sambil kelezatan”. Kekuatan berisi harkat alias harkat pula kelezatan berisi penafian menurut selaku mesum alias agresif lombong mengerjakan kontrol. Olahraga yakni lembut, pula lantaran itu boleh disangkal, melambat-lambatkan order lombong menyusul hajat persona. Olahraga melandasi klientelisme.

Klientelisme ketatanegaraan terserah ala “keberpihakannya” dalam mana protektor menetralkan tameng pula konsumen menetralkan ketaatan. Inisiatif tameng kemasyarakatan boleh melemahkan klientelisme kalau-kalau pembagian didasarkan ala lembaga. Hal ini lantaran konsumen bukan berutang ketaatan diskriminatif akan murah hati menurut margin, lantaran mereka berkuasa menurut itu pula pencairan diatur. Namun, kalau-kalau keuntungannya bertabiat diskresioner, yakni seorang politisi alias sep barangay boleh mengatur pencairan pula meminta reputasi menurut itu, terselip energi pemutaran. Pada kenyataannya “sayup sekotah agenda boleh selaku perigi penggal klientelisme kalau-kalau periode diskresi mengharuskan”. Klientelisme boleh bertabiat diadik walakin pula boleh selaku sebutan jala-jala kemasyarakatan.

Pada 29 Mei 2020 (DSWD) menerangkan bahwa 17,57 juta tim pernah menyambut sayap per 99,32 PHP miliar (1,94 miliar USD) modal yg dicairkan. 1.510 per 1.634 LGU dalam negeri pernah menghandel pembagian SAP pula 774 LGU pernah menghandel sahifah yg diperlukan menurut pencairan modal taraf berikutnya. Namun, ala September 2020 benar bahwa SAP menempuh problem. Hanya 13,9 tim yg menyambut pelunasan kedua pula sahaja 83,5 miliar PHP (1,63 miliar USD) per 16,86 miliar PHP (3,3 miliar USD) yg tersaji pernah dicairkan.

DSWD meminta bahwa doku itu belum dicairkan lantaran LGU sahaja mengajukan 14 juta cap kala diharapkan 18 juta. Juga diklaim bahwa berbilang tim pernah menyambut kembar pelunasan dalam lantai taraf prima SAP pula yg beda pernah menyambut sumbangan gawat per ajang beda pula sama lantaran itu bukan mencukupi kondisi menurut pelunasan kedua. Ada pula bingung melanggar domain mana yg mencukupi kondisi menurut taraf kedua SAP. DSWD menyedot Perintah Eksekutif No. 122, tertanggal 30 April 2020, menurut mengenali domain dalam lantai order penguncian gawat alias karantina publik ijmal pula mengumumkan sahaja domain yg mencukupi kondisi. Hingga September 2020, DSWD pernah menyambut bertambah per 400.000 aduan bab pembagian modal SAP pula hotline hotline pernah disiapkan menurut mendera pemberi tahu. Pada Oktober 2020, Komisi Pemberantasan Korupsi Presiden (PACC) menerangkan pernah menyelami 7.601 aduan manipulasi terikat pengedaran modal SAP.

Alokasi modal SAP terdistorsi dalam lantai tempatan lantaran Pemda menganjurkan mengalami perlawanan asifikasi tabel penyambut harga SAP akan sep barangay. Jika kekuatan menurut SAP nyata alias berteraskan lembaga—misalnya kalau-kalau penyambut harga suah menyambut 4P—agenda hadiah kontan yg terselip menurut tim daif, bahwa pencairan SAP sepotong lengkap diatur. Namun lombong peristiwa dalam mana kaliber penyambut harga minim nyata, problem menyempal. Orang yg ana wawancarai menerangkan problem beserta (sekotah cap khilaf menurut membereskan anonimitas).

Ellen seorang praktisi publik dalam Sampoloc, Kota Manila mentraktir mengerti ana bahwa pemegang barangay terkadang tersangkut lombong kasam persona alias ketatanegaraan sambil berbilang elemen pula “tim bukan menyambut pangan alias hadiah kontan lantaran ini” Dia pula mengumumkan bahwa “pemegang memandang mereka panjang akal pula subtil. tingkah laku menurut menegaskan kenapa sudung injak-injak ini bukan mencukupi kondisi menurut menyambut hadiah”.

Ernest mengumumkan bahwa beliau melihat “praktik agenda pula hadiah yg bukan selayaknya pula bukan selayaknya. Misalnya, tim yg berkarib sambil pemegang penguasa alun-alun alias inisiator klub setempat larat mengindra kembar rintisan (digunakan menurut meminta bingkisan pangan penguasa) tengah yg beda sahaja menyambut homo- rintisan”. Arthur, seorang praktisi sidik penting makhluk yg berpusat ala ujang yg berpikir dalam Malabon pula Navotas, menyedot kata Olahraga selaku sertamerta. Ia memadahkan bahwa olah tubuh yakni keberatan ijmal dalam klub demi “mereka yg terhubung alias terikat sambil yg menyalurkan hadiah boleh menyambut hadiah makin kalau-kalau terselip manusia beda yg bertambah membutuhkan”. Victor, seorang praktisi sidik penting makhluk yg ramai dalam Metro Manila, pula dirujuk olah tubuh selaku sertamerta. Dia memadahkan akan ana bahwa “ana menyambut uraian bahwa berbilang tim yg terikat sambil pemegang LGU, menyambut hadiah makin kalau-kalau terselip manusia beda yg bertambah membutuhkan”. Dia pula memadahkan akan ana bahwa “tim rekan ana mengalamatkan bahwa terselip problem manipulasi dalam lombong LGU. Beberapa tim pantas meneken warkat afirmasi yg mengumumkan bahwa selepas menyambut pemberian doku kontan senilai 1000 peso (USD19,6), mereka putus sidik menurut memeras pemberian semula”. Ini selaku konstruktif berisi bahwa mereka meneken sidik mereka pada SAP taraf kedua. Delia, seorang praktisi klub, menerangkan bahwa beliau memafhumi tim daif yg bukan menyambut hadiah penguasa, lantaran mereka bukan sebelah sambil hulu barangay, namanya bukan dicantumkan. Buktinya menurut ini hadir per sidang bulanan rutin sambil tim setempat semasa hawar. Dia mengumumkan bahwa menurut hadir tabel Anda pantas sebelah sambil nakhoda barangay alias lengan senat barangay pula menjelaskan situasi ini sambil memadahkan “definit belaka Anda mengerti bahwa dalam Filipina kalau-kalau Anda bukan berkecukupan dalam kubu yg cocok alias dalam kubu yg cocok Anda bukan ‘t menyambut periode Anda, ”sehingga menyatakan bahwa misalokasi perigi kompetensi bukanlah keluputan tempatan alias homo- keluputan walakin pengerjaan yg mendalam — pengerjaan olah tubuh.

Ambág pula Bayanihan: Nilai Komunal Populisme Filipina

…melandasi kerakyatan dalam ambag pula bayanihan boleh mengakomodasi mengobati panorama ketatanegaraan yg terpolarisasi dalam Filipina.


Sementara itu Jacob, seorang administrator padang menurut pembagian hadiah per gedung Wakil Presiden Leni Robredo, memadahkan akan ana bahwa politisi tempatan dalam alun-alun yg bukan berkomplot selaku ketatanegaraan sambil Wakil Presiden bukan bakal mengakuri timnya menurut menyalurkan barang-barang hadiah. Itu lantaran perdua politisi itu bukan menghendaki mereka harkat ditantang alias ketaatan mereka akan pola mereka (Duterte) dipertanyakan.

Sementara berbilang per mereka yg menyalurkan hadiah menolaknya, yg beda bingung bakal dibajak. Harry, yg berpikir sambil yayasan hadiah yg terikat sambil Misionaris Vinsensian, mentraktir mengerti ana bahwa organisasinya bertambah suka berpikir sambil perdua pastor pula praktisi masyarakat, lain tokoh ketatanegaraan. Ini lantaran mereka mau bingkisan hadiah mereka “didistribusikan akan mereka yg sepenuh hati membutuhkan pula lain berteraskan dengan cara apa mereka bakal memutuskan lombong penetapan”. Audrey, seorang produser yg menganjuri instansi bantuannya solo pula mengkampanyekan pemberian per ikhwan, tim, pula maskapai preman, pula mengumumkan bahwa beliau memencilkan berpikir sambil politisi. Dia disarankan sama “heterogen agensi” bahwa beliau pantas mengukir cap agensinya “dalam sekotah cangkang pangan alias penguasa bakal mengepas pula mengukir cap mereka dalam cangkang. Atau membungkus pulang harta lombong cangkang sambil logo politiknya”. Dalam tata susila Tagalog cakap berkumpul digunakan lombong kaitannya sambil pengerjaan ini, yg berisi “menanduk dalam ajang yg bukan diperlukan”.

Olahraga yakni pengerjaan kemasyarakatan “minus” yg mendistorsi periode SAP pula hadiah beda yg dikendalikan sama politisi tempatan. Ini lantaran lengan jala-jala kemasyarakatan yg tersimpai dalam publik tempatan sama-sama yakin menurut mengamini pengerjaan ini bagi hajat mereka solo. Itu kelezatan yg mengharuskan lembaga menurut dilewati sama pola (mereka yg menyopiri tabel) pula diterapkan ala pendapatan lembut per segala apa yg berlaku sama konsumen (mereka yg diuntungkan per bias tabel). Mereka yg bukan tersimpai ala protektor tertinggal. SAP ala dasarnya yakni perigi kompetensi menurut klientelisme.

Pandemi COVID-19 tinggal terpencil per tamam pula inklusif tim daif dalam semua Filipina, terpenting yg menganggur alias separuh menganggur pula praktisi permisif langsung sulit persoalan. Masalah periode hadiah dalam lantai UU Bayanihan kudu pantas ditangani, terpenting demi olah tubuh kebolehjadian bakal menumpuk kali kita turun era pemilu 2022.

« »