05 Sep
11:48

Negara-negara congah hendak menyimpan 1,2 miliar sukatan vaksin yg enggak mereka butuhkan

AS, Inggris, negara-negara Eropa, bersama lainnya cakap merespons panggilan keinginan mereka soliter bersama sedang menyimpan total dominan menjelang didistribusikan pulang selaku mendunia

Negara-negara congah menempuh lagu kalimat yg menumpuk menjelang membelok kan stok vaksin Covid ke kancah berpenghasilan ringkas, plus penilikan perdana menyuratkan bahwa mereka kementakan hendak menyimpan sekeliling 1,2 miliar sukatan ekstra yg terhidang ala penjuru warsa.

AS, Inggris, negara-negara Eropa bersama lainnya cakap merespons panggilan keinginan mereka soliter – memvaksinasi sekeliling 80% penduduk mereka dalam pada baya 12 warsa bersama menyambung plus rencana booster – bersama sedang menyimpan total dominan menjelang didistribusikan pulang selaku mendunia, pasrah yg berbasis dalam London maskapai analitik Airfinity Ltd.

Pemerintah-pemerintah terkandung sejauh ini pernah mengapalkan sebanyak lumayan stok yg mereka janjikan ke negara-negara bangsat atas separo merenyut melantas plus rengrengan menjelang memajukan letusan lubuk pinggan persaingan menjelang menampik versi muara sunga. Pendukung kesegaran renyang bahwa tindak yg sementung hendak memanjangkan pagebluk bersama memajukan akibat versi yg bertambah menggaduhkan hendak bertambah. Beberapa serta melaungkan kejernihan bertambah ala kontrak sempang penguasa bersama produser.

“Perlu bertumpu anggaran mendunia yg mendorong,” terma Fatima Hassan, pembuat bersama manajer Inisiatif Keadilan Kesehatan, sebuah badan nirlaba dalam Cape Town. “Kita mesti membelok kan sukatan menjelang mereka yg membutuhkan bersama mengekspos sarwa akad.”

‘Dikotomi Palsu’

Tinjauan privat mengenai respons Covid mondial start warsa ini mendorong negara-negara berpenghasilan semampai menjelang menyisihkan bertambah bermula 2 miliar sukatan ke daerah-daerah yg bertambah bangsat ala medio 2022. Dari bertambah bermula 1 miliar sukatan yg dijanjikan negara-negara Kelompok Tujuh bersama Uni Eropa, sedikit bermula 15% pernah diberikan, Airfinity mencium.

Masalah ini kerap dilihat selaku kesukaan sempang menyambung persuasi booster dalam lubuk pinggan nagari maupun merealokasi sukatan dalam pengembara nagari, Rasmus Bech Hansen, chief executive officer maskapai, menginformasikan lubuk pinggan sebuah interviu.

“Data patik menyuratkan itu polaritas yg lupa,” katanya. “Kamu larat menggarap keduanya.”

Output mendunia langsung menumpuk, bersama keributan kalau-kalau enggak barangkali berlaku, katanya. Produksi cakap melewati 12 miliar sukatan ala penjuru warsa, terbilang semprot dalam China, taksiran Airfinity. Itu bertambah bermula sekeliling 11 miliar yg dibutuhkan menjelang memvaksinasi negeri fana.

Negara-negara Barat menyimpan sekeliling 500 juta sukatan yg terhidang menjelang didistribusikan pulang musim ini, separo dalam antaranya suah disumbangkan, plus total itu menumpuk sebagai sekeliling 2,2 miliar ala medio 2022, penilikan menyuratkan. Vaksin Pfizer Inc. bersama BioNTech SE menyempal sekeliling 45% bermula semprot yg terhidang yg cakap didistribusikan pulang, temporer Moderna Inc. menggarap sekeliling suku bermula seluruhnya, pasrah Airfinity.

Banyak grama berpenghasilan ringkas menggantungkan Covax, sebuah rintisan yg dipimpin sama kelompok-kelompok terbilang Organisasi Kesehatan Dunia yg dirancang menjelang merelakan kans yg merata ke semprot menjelang setiap grama, tapi rencana terkandung suak menjelang targetnya. Rencana penguat Covid perlu ditunda mencapai bertambah melembak semprot didistribusikan ke negara-negara yg mahal, terma Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Sementara itu, rencana booster Presiden Joe Biden terjeblos lubuk pinggan kontroversinya soliter, selesai menggondol penentangan bermula kekuatan kesegaran dalam Food and Drug Administration bersama Pusat Pengendalian bersama Pencegahan Penyakit yg menginformasikan gendongan saintifik sedikit. Para bos kesegaran dalam Uni Eropa serta menginformasikan bahwa booster belum diperlukan atas rejimen semprot Covid-19 musim ini malar cespleng.

Upaya Terkoordinasi

“Negara-negara berpenghasilan semampai pernah mengambil bertambah bermula duet serokan bertambah melembak sukatan yg dibutuhkan menjelang penduduk mereka,” catat eks bos bersama-sama panel yg mengintai balasan Covid pasar lewat. “Sekarang yakni waktunya menjelang menyuratkan kesetiakawanan plus mereka yg belum cakap memvaksinasi fungsionaris kesegaran parut front mereka bersama penduduk yg memutar peka.”

Ini lain sahaja pertanyaan menyimpan alat menjelang mencapai vaksin Covid, terma Bech Hansen. Perlu bertumpu tenaga yg bertambah terkoordinasi selaku mendunia menjelang membolehkan negara-negara plus bekal yg tunggal menjelang memasarkan pulang bersama menghibahkan sukatan, katanya.

“Ini lain sejati negeri fana berpenghasilan semampai, rembuk negeri fana berpenghasilan ringkas — ini sececah bertambah renyah bermula itu,” katanya. “Orang larat mengisyaratkan AS, Inggris, bersama UE bergabung bersama mengijabkan jalan buntu ke front.”

penjuru bermula

« »