19 Oct
10:15

Sentralitas Gerakan Pembangkangan Sipil dalam Era Pasca Kudeta Myanmar

Muncul demi kesibukan pembangkangan mula-mula selesai penggulingan prajurit ala 1 Februari 2021, Gerakan Pembangkangan Sipil (CDM) sama dengan pengerahan pemogokan kasar yg dipelopori sama ratusan mili karyawan ibu pertiwi. CDM sudah sebagai utama pengindahan seluruh bagian yg terpalit dalam daur pasca penggulingan dalam Myanmar. Bagi mereka yg menyanggah penggulingan dengan prajurit, CDM lain cuma propaganda anti-kudeta, namun lagi rukun bakal mewakili rezim yg dikendalikan prajurit. Bagi prajurit dengan pendukungnya, CDM sama dengan guncangan, dengan membentuk bahaya bakal membentengi kekebalan koersif dengan pumpunan dalam daur pasca-kudeta—bahaya yg harus ditangani merandai langkah-langkah terkuat yg bangun.

Kampanye pembangkangan awam dalam Myanmar terdiri berawal berjenis-jenis tempaan terbilang menumbuk kuali besi dengan kuali, keberatan jalanan, penafian bakal melunasi debet, dengan memboikot lotere yg disponsori provinsi dengan bidang usaha yg berafiliasi dan prajurit. Namun, perincian ini, yg mampu diunduh dan mengklik lakaran sarung dalam dek ini, pertama berpusat ala kegiatan dengan karakter karyawan ibu pertiwi awam CDM, yg sebagai regional dikenal demi CDMers, oleh propaganda pembangkangan awam sebagai lebar disebut kegiatan kesepakatan karyawan ibu pertiwi awam. bakal tiada menyala dalam dek prajurit. Laporan tertera memahami CDM batin tiga ambang divergen—munculnya, perkembangan, dengan penggalangan—dan menyigi pertambahan bermakna, propaganda, dengan pertalian dalam rumpang pemeran dengan institut ketatanegaraan istimewa yg terpalit; itu lagi memahami langkah-langkah yg diambil kepada CDM sama prajurit bakal mengkonsolidasikan cengkeramannya.

Klik ala lakaran sarung dalam dek bakal mengunduh resume kearifan cukup.

Kudeta itu hampir-hampir sebagai global tiada terpandang, menembakkan keberatan agregat dengan boikot kepada bidang usaha yg berafiliasi dan prajurit, namun lagi menciptakan bentrokan senjata modern dan separuh institut rasial bersenjata, terbilang penandatangan Perjanjian Gencatan Senjata Nasional (NCA).

Munculnya Gerakan Pembangkangan Sipil

Mobilisasi politisi dengan pelopor bakal memproduksi propaganda pembangkangan awam banyak prinsipil, namun manuver itu dimulai dan fungsionaris kesegaran yg menolak bakal berangkat menyala ala musim selesai penggulingan. Dalam konsultasi pertamanya dan peranti regional ala 1 Februari, U Win Htein, payung NLD, menyodok asosiasi bakal mengancang-ancang manuver non-kekerasan bakal mengkritik penggulingan, melihat ala manuver pembangkangan awam India yg dipimpin sama Mahatma Gandhi. . Sekelompok medikus berawal Mandalay mencetuskan selaput dengan memproduksi propaganda online dan menebarkan permakluman menulahi penggulingan prajurit. Sehari selesai penggulingan, fungsionaris kesegaran berawal seputar catur puluh graha lara, badan medis, dengan utama percobaan COVID-19 melansir titik kata mereka bakal berkomplot dan manuver itu dengan pensiun menyala minus batasan sangkala.

Meningkatnya ketenaran Gerakan Pembangkangan Sipil

CDM mencium pejaka dan timbulnya keberatan jalanan. “CDM” dengan “Jangan berangkat ke dewan, pisahkan awak” sebagai separuh moto menyesatkan terpandang berawal peragaan anti-kudeta dalam segala ibu pertiwi. Sementara separuh persona melukiskan CDM demi sekat proteksi sadu menyangka kekuatan prajurit, yg asing makin larut melukiskan CDM demi gotri selaka yg mampu selengkapnya memutuskan penguasaan prajurit batin ketatanegaraan.

Sektor kesegaran dengan pengajaran menyimpan daya muat kerja sama CDM paripurna. Sekitar 90% berawal jumlah kuantitas fungsionaris kesegaran dilaporkan berkomplot dan CDM ala rembulan mula-mula selesai penggulingan. Di separuh provinsi dapur dengan provinsi, 50 sempadan 65 pembasuh tangan pekerja pensyarah berkomplot dan manuver tertera. Keikutsertaan karyawan ibu pertiwi awam berawal tiga departemen yg dikuasai prajurit—Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, dengan Kementerian Perbatasan—sudah mengganjur terik pengindahan massa. Di separuh kotapraja dalam Yangon dengan Mandalay, kerja sama CDM dalam rumpang dewan kelurahan menjelang 100%. Selain itu, sekurang-kurangnya 2.000 angkatan dengan petugas keamanan dilaporkan sudah berkomplot dan manuver tertera ala medio Agustus. Namun, sekaliannya berkedudukan pandak, dan strata paripurna sama dengan pemegang kolonel petugas keamanan dengan prima angkatan, mengetahui bahwa kepemimpinan prajurit memihak tiada tercerai-berai. Gerakan ini dinominasikan bakal Hadiah Nobel Perdamaian 2022 sama heksa akademisi dalam Norwegia. Diperkirakan makin berawal 410.000 berawal seputar wahid juta karyawan ibu pertiwi sudah melibatkan diri batin CDM mulai penggulingan.

Mengkonsolidasikan Gerakan Pembangkangan Sipil

Setelah menyaksikan kegiatan keras suara dengan resultan CDM yg menghabisi, getah perca CDM dengan cowok yg pengertian teknologi sudah mengonsumsi berjenis-jenis kaidah, terbilang propaganda “Hukuman Sosial” online yg polemis, bakal meningkatkan dengan membentengi manuver tertera. Bagi National Unity Government (NUG), sebuah rezim preferensi berawal Dewan Administrasi Negara yg dibentuk sama prajurit, CDM dianggap demi tonggak terutama batin menaikkan gendongan kerumahtanggaan; separuh kontestan CDM sudah sebagai arahan NUG. CRPH dengan institut asosiasi awam sudah merupakan selaput dalam segala negeri fana bakal membayari kontestan CDM, walaupun prajurit menyimpan otoritas kencang kepada strata perbankan.

Dengan jasa CDMers, sudah bangun kekuatan bakal menggelar teknik administratif preferensi bakal menyongsong kekuatan prajurit, yg menyesatkan jelas dalam unit pengajaran dengan kesegaran. Pembelot berawal abdi negara ketenangan lagi diketahui menunaikan penataran alokasi Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF), mengandam pertalian dan bagian asing yg gemar membelot, dengan menyibakkan penerangan mengenai acara prajurit akan pers dengan NUG. Di Negara Bagian Kayah (Karenni), kelompok-kelompok yg menyanggah penggulingan merupakan kepolisian provinsi dapur yg terdiri berawal 300 petugas keamanan CDM demi dapur berawal kekebalan rezim preferensi.

Tanggapan Militer

Terkejut dan resultan dengan ketenaran CDM, prajurit sudah mengonsumsi seluruh organ yg dimilikinya bakal melemahkan dengan mengkooptasi manuver tertera. Militer ala awalnya cuma menjelaskan kekuatan merandai teror dengan fatwa merandai bawahannya dengan menundukkan PNS dan peningkatan dengan bantuan. Ketika manuver itu hidup sebagai eksponensial, angkatan dengan petugas keamanan menunaikan kebengisan menghabisi dengan bonus menghabisi bakal menangani manuver tertera. Pada Mei, makin berawal 140.000 pekerja pensyarah diskors. Setidaknya 252 ofensif dilakukan kepada fungsionaris kesegaran dengan alat medis, yg menghasilkan 25 ajal ala 31 Juli. Ratusan CDM dengan pendukungnya sudah didakwa dengan makin berawal 70 anasir tanggungan mereka sudah disandera sama prajurit. Pada medio Agustus, makin berawal 150 persona, terbilang 48 medikus, lagi ditahan sehubungan dan CDM dengan terik berawal mereka dilaporkan menempuh pelecehan seksi, dipukuli, alias disiksa mencapai hening.

Solidaritas corak segala sesuatu bakal Myanmar yg ganal segala sesuatu?

Apa harga kesetiakawanan yg modern jebrol alokasi ketika ambang minoritas etnis-agama dalam Myanmar pasca-kudeta?


Empat C – Kudeta, CDM, Covid, Krisis

Penindasan prajurit yg lantas bersambung dengan keinsafan endemi COVID-19 berpengaruh ala pejaka manuver CDM. Menghadapi bahaya dengan penyakit finansial yg mau pantas berlangsung, separuh kontestan merantas bakal rujuk ke profesi mereka sebelumnya. Mengambil margin berawal epidemi tertera, prajurit sudah dituduh merakit bakal membakar rujuk rezim lokalnya dan menangkup alat medis yg dijalankan sama CDMers, mengendarai kilang simpanan O, dengan mengakas asosiasi bakal mengompas izin berawal kekuatan regional yg ditunjuk prajurit bakal memuat mereka. drum O. Baik keburukan sistemis yg disebabkan sama CDM maupun kegiatan prajurit kepada CDM sebagai bumerang waktu provinsi itu melorot ke batin alun ketiga COVID-19 yg menggempur, yg menentang ke genting kemanusiaan terburuk dalam provinsi itu dalam kurun kontemporer.

Ada sejumput alias tiada bangun pojok bakal percakapan, alias keobjektifan, dalam Myanmar pasca-kudeta, oleh kedua serpih bagian merefleksikan bakal memihak tunggal sortiran. Militer, yg membaca CDM demi tahanan istimewa bakal membentengi kekebalan politiknya, mau lantas mengutip kegiatan sekuat mentak bakal menyangka manuver tertera. Upaya pembantaian belum lama kepada U Kyaw Moe Tun, Wakil Tetap Myanmar bakal PBB, membentuk bakat yg persis mengenai seberapa larut prajurit mau mengendarai cengkeramannya. Di muka asing, walaupun bangun kemerosotan kecerdasan semasih tujuh rembulan mulai penggulingan, afair belum lama menampakkan bahwa CDM lagi menyimpan gendongan kaum dalam batin dengan asing ibu pertiwi. Persepsi massa mengenai CDMers demi kampiun yg mendedikasikan indra penglihat pencaharian mereka bakal terik persona tiada terik menjelma. Puluhan mili CDM mau konstan kekar ala titik kata mereka semasih prajurit berhak.

Kerusakan yg disebabkan sama penggulingan dengan endemi belum tahu berlangsung sebelumnya. Sektor kesegaran dengan pengajaran khususnya yg menyesatkan genting terhantam dampaknya. Dengan peningkatan kontak senjata keluarga mengejar pekik NUG bakal kontak senjata mencegah menyangka prajurit, kedudukan kemanusiaan dengan sosial-ekonomi kementakan mau memburuk. Ada keinginan menyodok alokasi asosiasi mendunia bakal memotong banyaknya genting ini. Menanggapi meningkatnya kelaparan dengan jasa medis wajib diprioritaskan, namun pasal kesegaran moral dengan gendongan pengajaran tiada dapat diabaikan makin tempo tambah. Namun, setiap kekuatan bakal menunaikan profesi kemanusiaan minus syahadat CDM alias mengutamakan lokalisasi mau menembakkan ketidakpercayaan dengan penafian massa, oleh kepelikan kepada CDM suah mendarah mata ikan batin asosiasi Myanmar pasca-kudeta.

« »