Uniqlo melafazkan ‘kagak timbul perjanjian refleks’ beserta materi dekat daerah Xinjiang China

TOKYO – Pengecer busana Jepang Uniqlo melafazkan ala Selasa bahwa pihaknya “kagak memegang perjanjian refleks” beserta sebuah industri dekat daerah Xinjiang China yg diduga membonceng pekerjaan pihak, selesai Bea Cukai beserta Perlindungan Perbatasan AS belum lama membendung memasukkan baju katun sejak tanda Jepang.

“Kami mengecek bahwa barang baju katun diskriminatif, yg diproduksi dekat China membonceng gelempung belantah sejak asing China, diblokir menurut diimpor ke Amerika Serikat,” terma Uniqlo paham sebuah afirmasi, menyatakan ala barang yg takwa tubuh AS bukan alang kepalang dicurigai diproduksi. membonceng gelempung yg dipasok sama Xinjiang Production and Construction Corps (XPCC).

Seorang representasi sejak pemilik Uniqlo Fast Retailing melafazkan akan Nikkei bahwa “kagak timbul perjanjian refleks beserta XPCC.”

“Kami membuktikan bahwa kagak timbul informasi pekerjaan pihak paham kaitan suplai ana, beserta selayaknya kagak timbul kasus beserta mengimpor barang ini ke Amerika Serikat,” Uniqlo berargumen, menokokkan bahwa mereka pernah menyampaikan penjelasan akan benua mata keterangan primer. digunakan paham barang beserta sistem produksinya.

“Dokumentasi yg mengatup temperamen beserta mata gelempung itu diterima sama yurisdiksi Bea Cukai,” tua afirmasi itu. “Namun, biar sebelumnya CBP pernah menyampaikan kerelaan menurut produk parak yg diproduksi melompati sistem yg setaraf, serokan ini CBP kagak menyampaikan kerelaan,” tambahan Uniqlo, menyatakan ala tubuh bayaran retribusi AS.

« »