13 Dec
2:18

Webinar: Hak Perempuan & Kesetaraan Gender dalam Indonesia

Untuk mengingat Hari Hak Asasi Manusia Internasional, ANU Indonesia Institute membuatkan polemik akan hak-hak hawa selanjutnya paritas kelamin dalam Indonesia. Pembicara hendak mendalami sejauh mana hawa Indonesia suah menjelang paritas lubuk berjenis-jenis disiplin ketatanegaraan, perniagaan selanjutnya kemasyarakatan, selanjutnya segala sesuatu yg dilakukan hawa Indonesia jangka kala ini kepada memegang batu sandungan yg menonjol dalam ruangan paritas kelamin. Bergabunglah per ana kepada polemik yg esensial, menyongsong, selanjutnya menginspirasi.

Kapan: 9 Desember 2021

14:00-16:00 AEDT (Canberra UTC+11)
10am-12pm WIB (Jakarta UTC+7)

Di mana: dalam ZOOM

KLIK DI SINI UNTUK MENDAFTAR UNTUK HADIR

Harap diperhatikan: Terjemahan berbetulan bermula Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia hendak siap dalam parit terbelah dalam beriringan zoom.

Kursi

Dr Eva Nisa
Dosen Senior, Sekolah Budaya, Sejarah selanjutnya Bahasa, selanjutnya ANU Indonesia Institute
Universitas Nasional Australia.

Topik selanjutnya juru bicara

Mengejar perutusan ketatanegaraan yg separas.

Sri Budi Eko Wardani
Dosen Departemen Ilmu Politik selanjutnya Direktur Pusat Studi Politik Universitas Indonesia.
Tercapainya imbang selanjutnya kesegaran erotis selanjutnya reproduksi hawa.

Dr Marcia Soumokil
Country Director IPAS Indonesia (Yayasan Inisiatif Perubahan Akses mendatangi Sehat Indonesia)
Melawan kekejaman selanjutnya pelecehan berbasis kelamin.

Anindya Restuviani
Direktur Feminis Jakarta selanjutnya Co-Direktur Hollaback! Jakarta.
Kesenjangan gaji kelamin selanjutnya kontribusi massa operasi hawa.

Dr Diana Contreras Suarez
Institut Penelitian Ekonomi selanjutnya Sosial Terapan Melbourne, Universitas Melbourne.
Perempuan dalam sarana selanjutnya menggarap vokal feminis.

Devi Asmarani |
Pemimpin Redaksi selanjutnya meleset se- pengasas surat berkala web Magdalene yg berpusat ala perempuan (www.magdalena.co)

Biografi Pembicara

dr Eva Nisa yaitu seorang antropolog akal budi selanjutnya cekuh lubuk meriset Islam. Penelitian selanjutnya publikasinya berpusat ala persinggungan tengah orientasi ajaran, akal budi, ketatanegaraan, perniagaan, ketetapan, kemasyarakatan, selanjutnya filosofis denyut umum. Ia terikut per pancaran inklusif Islam yg membuat pulang denyut penganut Islam dalam Asia Tenggara, khususnya Indonesia selanjutnya Malaysia. Penelitiannya menyangkut-nyangkutkan proposal kerjasama semesta per karet pakar bermula Amerika Serikat, Jerman, Australia, Belanda, Indonesia, Austria, Malaysia, Selandia Baru, Thailand selanjutnya Singapura. Saat ini, doi menjabat dalam mahkamah sidang pengarang Jurnal Antropologi Asia Pasifik.

dr Marcia Soumokil yaitu manajer Ipas Indonesia. Sebelum berserikat per Ipas, Dr. Soumokil berkiprah dalam sejumlah wadah semesta dalam Indonesia dalam disiplin HIV, kesegaran reproduksi taruna, kesegaran emak selanjutnya bocah hangat jebrol, selanjutnya desain memerintah kesegaran. Dr. Soumokil yaitu seorang tabib medis ulung selanjutnya menaja karirnya demi tabib pelaksanaan ijmal dalam sebuah balai kesehatan kesegaran umum. Beliau saja mengambil julukan Master of Public Health bermula University of Melbourne, Australia. Dia jangka kala ini menjabat dalam mahkamah Koalisi AIDS Indonesia.

Sri Budi Eko Wardani yaitu guru besar dalam Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia. Beliau saja menjabat demi Direktur Pusat Studi Politik Universitas Indonesia. Ia tengah mencuri julukan pakar lubuk disiplin ketatanegaraan dalam Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia. Beberapa pengkajian esensial sebelumnya yaitu Perilaku Memilih Indonesia ala Pemilu 1999 (1999-2000, kerjasama per Ohio State University, USA), Penguatan selanjutnya Pengawasan Pemilu 2004 (2003-2004, kerjasama per CETRO), Partisipasi selanjutnya Advokasi Politik Perempuan kepada Adopsi Affirmative Policy lubuk UU Parpol selanjutnya UU Pemilu (2007-2009, kerjasama per The Asia Foundation), selanjutnya Keterwakilan Perempuan dalam Legislatif Nasional selanjutnya Lokal pasca Pemilu 2009 (Juli – Desember 2010, kerjasama per The Asia Foundation & AusAID).

dr Diana Contraras Suarez yaitu Senior Research Fellow dalam Melbourne Institute of Applied Economic and Social Research. Penelitiannya didorong sama perbahasan akan dengan jalan apa meluaskan denyut warga yg peka selanjutnya minim mujur, selanjutnya berpusat ala interpretasi penyusunan aktiva turunan Adam sejauh daur serupa dan dengan jalan apa kecendekiaan ataupun cadangan massa berkiprah kepada menjelang denyut yg makin jujur. Dia menghabiskan siasat ekonometrika kepada menangkis perbahasan tercantum, per secuil adi keahliannya dalam desa tumbuh, teperlus Indonesia.

Devi Asmarani | yaitu Pemimpin Redaksi selanjutnya meleset se- pengasas surat berkala web Magdalene yg berpusat ala perempuan (www.magdalena.co). Pengalamannya selagi 25 tarikh lubuk kewartawanan dimulai ala The Jakarta Post, diikuti sama The Straits Times Singapura, dalam mana sira menyurat ulasan kisah, nota menghunjam, selanjutnya pendalaman akan berjenis-jenis kasus berangkat bermula ketatanegaraan, perpecahan, terorisme, sangkat mara rat. Ia saja menyurat ruangan, nota, karangan, dan nukilan karangan kepada berjenis-jenis edaran nasional selanjutnya semesta. Dia saja seorang pelatih menyurat selanjutnya kewartawanan, selanjutnya penyedia kelamin selanjutnya sarana, selanjutnya suah berkiprah demi konsultan per wadah semesta. Devi yaitu penyambut SK Trimurti Awards untuk karyanya lubuk menaikkan paritas kelamin lubuk kewartawanan.

Anindya Restuviani yaitu Direktur Program Jakarta Feminis selanjutnya Co-Direktur Hollaback! Jakarta. Dia yaitu seorang gembong feminis per kebolehan lubuk paritas kelamin selanjutnya silsilah berkiprah dalam bidang pengerjaan ala isu-isu kelamin, anak-anak, selanjutnya teruna peka per kepandaian yg berjongkok lubuk pembelaan selanjutnya penyusunan feminis lubuk masyarakat benih jukut selanjutnya dalam lantai nasional, lokal selanjutnya inklusif.

« »