27 Aug
8:54

YouTube Music waktu ini tersaji pada Google, garis haluan WearOS anyar Samsung

9to5Google menegaskan kayanya tak mencacak sarana bakal membandarkan irama mulai rekayasa — kayanya Anda saja becus mengunduh irama masa ini

Washington: Raksasa teknologi Amerika Google belum lama merilis servis streaming YouTube Music pada garis haluan WearOS-nya.

Sesuai The Verge, Google merilis rekayasa Wear OS bakal YouTube Music, yg mampu ketara bak pemberitahuan keinginan kirim orang-orang yg pernah menanti sarana bakal memilin irama mereka mulai servis streaming Google sesudah maskapai merapatkan Google Play Music pada Wear OS pada Agustus 2020.

Namun, rekayasa anyar ini siap sambil kurang lebih pitawat. Tangkapan terbesar yaitu bahwa rekayasa anyar saja berproses atas lupa wahid mulai rangkap arloji yad anyar Samsung yg didukung sama Wear OS 3, pasrah Google.

Jam yad ini tak hendak tersaji engat 27 Agustus, beres walaupun Anda palar mengepas rekayasa anyar masa ini, Anda tak hendak becus melakukannya eksepsi Anda menyandang Galaxy Watch 4 ataupun Galaxy Watch 4 Classic.

Jika Anda sepan mujur menyandang lupa wahid arloji yad anyar, YouTube Music Wear OS hendak mengizinkan klien YouTube Premium mengunduh irama spontan ke arloji yad mereka, artinya Anda becus memperhatikan gita saja sambil arloji yad bersama selarap headphone Bluetooth, tambahan pula musim Anda tak menyandang kedekatan internet.

Namun, meneladan manifestasi spontan 9to5Google sambil rekayasa tertulis, sebaiknya mencacak kurang lebih pitawat yg merakit frustrasi yg layak Anda tabu tempo Anda betul-betul menghabiskan rekayasa Wear OS YouTube Music.

9to5 Google menegaskan kayanya tak mencacak sarana bakal membandarkan irama mulai rekayasa — kayanya Anda saja becus mengunduh irama masa ini. Dan yg membayang-bayangi, Anda saja becus mengunduh gita musim arloji yad lagi diisi kepandaian.

Namun, molek bahwa rekayasa YouTube Music Wear OS tersaji, tambahan pula batin hati bentuknya yg terpatok musim ini. Google belum mendistribusikan uraian bab bilamana rekayasa sepertinya tersaji pada unit Wear OS lainnya.

konklusi mulai

« »